Menjadi pribadi yang baik itu gampang - gampang susah, tergantung tingkat "kebaikan" kita saat ini seperti apa. Dan semua butuh proses! Kalau misalnya kita sekarang berada di level yang sangat tidak baik, pastinya kata "baik" sendiri masih sangat jauh dari diri kita yang sekarang, maka harus ada usaha ekstra untuk dapat menjadi pribadi yang baik itu. Nah sebelum mimin lanjut, yuk kita cari snack dulu biar enak bacanya.
Menjadi tipe orang yang kamu sukai
Kamu pasti punya donk kriteria - kriteria tertentu agar kamu menyukai orang tersebut? Misalnya orangnya harus tampan kaya mimin Patrick, trus setia kaya mimin Patrick, gak sombong kaya mimin Patrick blablablabla.. #eh itu sih kriteria pacar (-_-") maksud mimin bukan itu, maksudnya sifat - sifat orang menyenangkan bagi kamu. Ngerti kan? Misalnya"buat aku orang yang menyenangkan itu orang yang mau dengerin aku ngomong dan gak cuekin aku" nah itu berarti kamu juga harus menjadi orang yang demikian agar orang lain menganggap kamu menyenangkan. Simpel kan? Intinya disini adalah kalau kamu mau dimengerti, kamu harus mengerti orang lain terlebih dulu. Oke kita lanjut ke langkah berikutnya.
Menghindari sifat orang yang kamu benci
Coba kamu pikir, kalo kamu nemuin orang yang nyebelin, pasti kamu ngomal ngomel kan meskipun cuma dalam hati. Dan kamu pasti juga punya kriteria - kriteria tertentu untuk orang yang gak kamu suka. Iya kan? Misalnya : "Gue itu paling gak suka ama orang yang bisanya ngeluh tentang orang lain terutama tentang gue, udah gitu pake ngomongin gue dari belakang lagi! Sumpah gue benci banget ama orang yang begitu". Nah kalo kamu berani berkata demikian, apa kamu sudah instrospeksi diri? Apa kamu sudah merasa dirimu baik? Coba kamu korek ke dalam dirimu lagi. Apakah kamu masih punya sifat yang kamu sebut (kamu benci) itu atau nggak?
Jujur sama dirimu sendiri! Kalo kamu ngerasa masih punya sifat yang demikian, segera"akui" kesalahanmu itu dan meminta maaf terhadap dirimu sendiri, dan berjanjilah untuk menghindarinya lain kali. Bukannya malah pencari pembelaan atau pembenaran atas kesalahanmu itu. Itu sama aja kamu ngerasa paling baik dan gak perlu berubah lagi. Padahal? Pikir sendiri! Selama kamu masih punya atau pelihara sifat yang kamu sendiri membencinya, maka jangan salahkan orang lain jika mereka tidak menyukaimu! Dan selama itu pula kamu akan GAGAL untuk menjadi pribadi yang baik.
Buang sikap iri kepada orang lain
Nah sikap iri adalah salah satu penyakit hati yang harus kamu buang jauh - jauh demi menjadi orang yang lebih baik. Seperti apa sih contohnya? Ginini misalnya "Ih itu orang sombong banget sih? Baru punya talenan yang ada layar coleknya aja udah sok banget gayanya!". "Ah baru punya tablet aja udah gaya banget dibawa bawa ke tempat bikin KTP, besok gue bawa puyer kesini!" Nah kaya gitu itu sifat yang harus kamu buang. Iya sih memang sifat yang demikian itu menandakan bahwa kita ingin menjadi "lebih baik" dari orang lain, TAPI dalam pengertian dan dosis yang salah.
Menjadi pribadi yang lebih baik itu gak harus lebih kaya dari orang lain kok, gak harus punya pacar yang lebih banyak dari orang lain, atau gak harus lebih tampan dari mimin Patrick #eh. Intinya kamu gak harus punya lebih banyak "hal yang bisa dibanggakan"daripada orang lain, karena bagi pribadi yang baik itu segala kebaikan hanya milik Sang Pencipta dan menjadi diri sendiri itu sudah menjadi suatu kebanggaan tersendiri.
Dan sifat iri itu justru menunjukkan bahwa kamu merasa kamu punya kekurangan sampai - sampai merasa harus punya apa yang orang lain punya. Dan hal - hal yang demikian itu sama sekali tidak mencerminkan bahwa kita ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Sulit? Memang! Tapi kalau mau mencoba dan berusaha, maka kamu akan terbiasa :)
Redam ego mu
Coba kamu pikir, orang egois itu masuk kriteria orang baik bukan? Nggak donk? Malah itu adalah salah satu sifat yang dibenci orang. Mana ada orang yang bilang begini "aku tuh suka ama orang yang tukang ngiler, egois, mau menang sendiri blablabla". Gak ada kan? Maka dari itu kamu harus redam sikap egois mu! Memang sih, egois itu sifat yang manusiawi dan gak ada manusia yang gak egois. TAPI kita harus inget, kita hidup di dunia ini gak sendirian brosis! Coba pemirsa amati, orang yang egois nya kebangetan itu pasti jarang punya temen baik. Kalo pun punya, pasti ada "sesuatu" dibalik pertemanan itu, atau temennya itu belum menyadari bahwa orang itu egois.
Siapa sih yang gak mau punya temen? Apa enak idup sendirian gak punya temen? Nggak donk?! Maka dari itu kamu harus redam ego kamu demi orang - orang disekitarmu. Bukan dibuang, tapi diredam. Karena sampai kapanpun manusia gak akan bisa ngebuang sikap egoisnya. Dengan kamu nge-redam ego mu, nantinya kamu akan lebih "sadar lingkungan" lebih mengerti orang lain yang otomatis akan dipandang baik oleh orang disekitarmu.
0 komentar:
Posting Komentar